Rabu, 29 Juni 2016

Sapioseksual

           Awalnya aku lagi iseng-iseng browsing, trus ga sengaja liat artikel dengan judul ciri sapioseksual ( kalian bisa baca di sini ). Aku langsung penasaran karna baru pertama kali baca istilah itu.
           Setelah aku baca, jujur aku merasa ada beberapa ciri yang 'aku banget'. Aku mutusin buat ngesearch lagi. Agak kaget juga sih waktu baca kalo sapioseksual itu bisa dikategorikan sebagai kelainan (kalo super super addicted gitu). 
          Sapiosexual adalah keadaan di mana seseorang tertarik kepada orang yang memiliki kecerdasan melebihi yang dia perkirakan.
          Emang yaaa, kalo orang yang cerdas itu menarik banget karena pasti menyenangkan diajak diskusi. Bukan cuma buat hal-hal yang receh tapi bisa yang serius dan intelek juga. Sekalian nambah ilmu buat kita yekann.
          Tapi ya kembali lagi, kalo kita terlalu menyukai atau membenci sesuatu pasti akan punya dampak negatif buat kita. Obsesi akan selalu berakhir ngga baik (ini note-to-myself juga).
          Ingatlah bahwa semua akan hilang ketika kita jatuh cinta tanpa alasan. *lah ini apa* Dan lagi, kecerdasan akal pikiran manusia bukanlah hal terpenting untuk meraih kebahagiaan yang hqq. (re:hakiki) Hahaha. Cinta dari Allah yang paling penting :))
          Kok entriku kali ini agak nyampah yaaa, tapi makasih sudah mau mampir dan baca. Cheers!

Senin, 06 Juni 2016

Drama

        Perempuan selalu identik dengan drama. Entah itu kisah cinta yang penuh romansa, atau realita yang kadang dipenuhi jurang yang menganga.
        Laki-laki diciptakan oleh Tuhan untuk melengkapi perempuan, mengarahkannya. Begitupun sebaliknya. Perempuan diciptakan Tuhan untuk menjadi rumah untuk pulang.
        Pernah terlintas dalam benakku, apa jadinya dunia jika hanya ada perempuan? Apa jadinya dunia jika hanya ada laki-laki? Perempuan dengan segala dramanya, dan laki-laki dengan segala egonya.
        Drama dalam kehidupan ini kadang terlalu pelik dan menguras emosi. Tapi, jika kita tidak bisa mengambil pelajaran dari drama yang sudah dilakoni, maka kita ialah orang yang merugi.
        Aku lelah dan ingin beristirahat sejenak. Menunggu skenario baru dari Tuhan. Berharap bahwa Tuhan akan memberi yang terbaik untukku, hidupku, juga duniaku.

Senin, 09 Mei 2016

Menyakiti atau Disakiti

         Kehidupan selalu memiliki 2 sisi, yaitu baik dan buruk. Dan menyakiti atau disakiti orang lain akan selalu terjadi di sepanjang kehidupan kita.
         Aku tak mau menyakiti orang lain. Melihat orang lain sengsara karena ulahku kadang membuatku sedih. Merasa bersalah. Dan tentu saja hal itu membuatku menyakiti diriku sendiri. Melipatgandakan sakit yang kurasa.
         Jika aku boleh memilih, maka aku akan memilih untuk disakiti orang lain. Karna ketika disakiti, maka aku akan belajar menerima, memaafkan, melapangkan hati, dan juga mengikhlaskan. Aku akan menjadi lebih kuat, karna setiap luka adalah penempa diri kita. Pengukir pahatan yang indah pada pribadi kita.

Rhythm

Aku adalah pelantun nada, aku kini belajar tentang dinamika.
Aku terus menyenandungkannya, memulai crescendo-ku dengan cinta.
Aku percaya hatiku, ia bergerak menuntunku.
Aku menyusun harmoniku, akan membuat lagu terindah dalam hidupku.

Minggu, 08 Mei 2016

Hidup

         Roda akan selalu berputar. Ada kalanya kita di atas, ada kalanya pula kita berada di bawah.
         Hidup tidak pernah berjalan sempurna. Kadang kita terjatuh dan merasa sakit. Dilumpuhkan oleh masalah-masalah yang menerjang. 
         Apapun yang terjadi, kita harus tetap bergerak. Walau harus terseret-seret sekalipun. Merangkak perlahan, mencoba mencari cahaya dan keluar dari kegelapan yang mendera.
Tak pernah berhenti berusaha dan berdoa. Menunggu waktu yang tepat dari Tuhan YME untuk memberi keindahan yang dijanjikan olehNya.
       Semua yang telah terjadi di masa lalu kita, akan menjadi pelajaran yang berharga. Membuat kita lebih berhati-hati memutuskan sesuatu. Banyak hal yang kita miliki yang harus disyukuri, karena itu kita dapat melangkah ke depan lebih ringan. Kebahagiaan terbesar adalah ketika kita bisa melawan diri kita sendiri. Ikhlaslah kawan. Be stronger, cause we are unstopable! 

Sabtu, 19 Maret 2016

Dewasa

        Dewasa. Satu kata yang menyimpan banyak definisi. Tergantung pada setiap orang yang memaknainya. Dari segi biologis, dewasa diukur dari usia seseorang. Sedangkan dari sisi psikologis, dewasa diukur dari cara seseorang menyikapi berbagai hal dalam hidupnya. Baik senang ataupun sedih.
        Seringkali aku membaca, bahwa dewasa bukan hanya tuntutan biasa. Tapi suatu keharusan. Melihat dari banyak sisi, bukan hanya dari keegoan yang tak pernah berujung. Membuka mata, telinga, hati, mencerna segala hal yang mungkin bahkan belum pernah kita alami.
        Hal yang kurasa paling sulit dari menjadi dewasa adalah menentukan pilihan. Mulai memasuki fase hidup di mana harus memilih, hidup atau mati, logika atau perasaan. Dan parahnya kadang otak dan hati bekerja tidak sinkron. Apapun itu, memilih bukan berarti harus lebih sempurna, harus lebih baik, tapi harus tepat. Pas. Baik waktu, tempat, atau suasana. Dan yang bisa kita lakukan setelahnya hanyalah berdoa pada Tuhan agar keputusan yang kita ambil benar.

Jumat, 11 Maret 2016

Kamu

Kamu seperti muatan negatif yang menarikku kepadamu. Kamu memberiku gaya dan semangat untuk berusaha sehingga aku berpindah ke jalan yang lebih baik. Jika aku dihubungkan dengan kardiograf, aku yakin amplitudo gelombang detak jantungku makin besar setiap aku bersamamu. Aliran darahku terasa makin deras, seiring dengan menyempitnya pembuluhku. Saraf simpatikku bekerja, dan seringkali aku menahan nafas tiap melihat senyummu. Kamu modus yang paling sering muncul di pikiranku. Melengkapi hari-hariku. Jadi, seberapa besar peluangku untuk menjadi teman hidupmu?